Minggu, 04 Januari 2015

Menerima Apa Adanya

Jam menunjukan pukul setengah 3 dini hari saat gue menulis blog ini, buat remaja seusia gue, saat liburan begini rasanya sudah jadi tradisi untuk begadang dan gak mandi pagi . gue habis ngeliat berbagai quote tentang cinta-cinta gitu di sebuah website, hingga akhirnya perhatian gue tertuju pada sebuah foto.



Sebuah benak yang terlintas di pikiran gue saat itu adalah..

"Idealis Banget"

Sebagai remaja yang sudah melihat banyak realita pahit di dunia ini, gua hanya akan bilang "Gak ada yang namanya mencintai apa adanya dalam tahap pacaran anak muda".Gue benci mengatakan kalau lo semua udah kemakan sama idealisme semacam itu. Sekarang gua kasih contoh kasus

Contoh Kasus : Ada 2 gadis yang tertarik dan ngasih kode ke lu, sebut saja Raissa dan Xenovia. Raissa adalah seorang idola kampus yang terkenal dengan parasnya yang ayu, sifatnya yang anggun dan kalem serta berbakat dalam bidang tarik suara. Sedangkan Xenovia adalah seorang mahasiswa yang biasa aja, judes dan sifatnya kekanak-kanakan.

Sekarang mana yang lu pilih, gua yakin lu pasti bakal milih Raissa, karena ibarat jualan, Raissa dan Xenovia diibaratkan barang dagangan, Raissa adalah cangkir mahal yang mewah dan xenovia adalah cangkir yang ada retak dan warnanya buram, secara insting lo pasti akan "memilih yang terbaik". Yup, begitu pula saat lu memilih doi. Lu pasti mencari yang terbaik.

Sekarang timbul pertanyaan,

"Menerima pasangan apa adanya itu sebenarnya apa ?"

Sekarang gue kasih contoh kasus lagi nih,

Contoh Kasus : Mengetahui bahwa Raissa akan pergi selama 2 bulan untuk melakukan konser, Xenovia merasa punya secercah harapan, dia memutuskan untuk berubah, Xenovia bertekad untuk memperbaiki penampilannya dan juga berlatih berbicara lebih lembut dan berlaku sopan. Dia pun juga mulai berlatih masak makanan kesukaan lo. Dia pun terlihat lebih aktif dalam kegiatan kampus dan lebih tekun dalam belajar, kemudian Xenovia memenangi kompetisi karya tulis ilmiah internasional dan terpilih dalam Asian Youth Forum Parlement dan dia mesti tinggal di korea selama 2 minggu. Secara gak langsung, Xenovia juga jadi idola di kampus.

Kemudian disaat yang bersamaan mereka kembali dan juga bersamaan menyatakan cinta ke elo. Elo, pasti bingung mau milih siapa kan ....

Coba kalau andai kata Xenovia gak berubah, pasti dia bakal yang jadi pihak yang ngenes. Jadi bisa ditarik kesimpulan, pada dasarnya manusia itu mencari yang terbaik, yang sempurna emang gak ada tapi pasti akan selalu memilih yang terbaik buat lo.

Kemudian lo pasti ribut,

"Itu kan bukan pembawaan gue, berarti gue mesti berakting gitu?"

Yang gue tekankan disini bukan akting tapi menjadi orang yang lebih menarik dalam artian untuk lebih baik dari sebelumnya. Lu pasti pernah lihat kalo seorang Christiano Ronaldo menggiring bola, keliatan lincah dan alami banget, tapi apa lo tahu "berapa lama dia ngabisin waktu dan berapa banyak keringat yang dihasilkan buat bisa begitu", no body knows. Jadi menurut gue apa adanya itu adalah "ketika lo udah berusaha menjadi diri lo dalam versi terbaik, dan lo udah gak bisa ngelakuin apa-apa lagi". Kalaupun andai kata si doi nolak kita, yakinlah.. Tuhan memberikan orang yang lebih baik, asalkan lu mau mencari. Ngerti kan.. Ok Sip, jadi jangan galau lagi kalau masalah cinta semacam ini,  jam udah nunjukin setengah 4 aja, saatnya gua tidur, zzzzz.....

Sabtu, 03 Januari 2015

Dilema Setiap Anak Muda

Kalau ditanya fase apa yang paling sulit dalam hidup ini, gua pasti akan dengan yakin bilang fase saat jadi anak muda, gua dulu pernah denger kata Papa Mario Teguh "jadi anak muda itu gak mudah, gagal dan hancurnya seseorang di masa dewasa dan tua nanti itu karena masa mudanya gagal". Yah.. itulah yang selalu menginspirasi gua untuk melakukan yang terbaik.

Gimana gak susah coba, anak muda selalu dilanda berbagai macam kesulitan, dari galau karena si doi, galau milih jurusan kuliah, galau memilih pekerjaan, galau karena hubungan sesama mereka, galau masa depan yang belum pasti, dan galau hal lainnya. Yup.. Truth is hurt isn't it ??

By the way, masalah galau ini sebenernya masalah setiap orang di muka bumi ini dari lahir sampe mati. tapi, hal ini sebenernya diperparah dengan adanya komentar orang lain. Nah, disini lah sebenernya masalah utama anak muda. Mereka itu terlalu takut dibilang kuper, nyeleneh, jomblo, dan beribu komentar lain yang selalu mereka perhatiin padahal sebenernya hal itu gak terlalu penting buat diabaikan. Anak muda itu pada dasarnya terlalu takut ngecewain pacar,teman, dan rekan mereka untuk sesuatu hal yang gak mereka lakuin. Bro, Sis.. Inget kalau mereka itu emang orang yang baik mereka gak akan maksa melakuin hal yang gak kalian suka atau menjatuhkan kalian. Mereka pasti bakal bisa menghargai keputusan kalian.

Kalau udah paham, mari balik ke topik awal, masalah galau ini menurut gue gak akan pernah hilang dalam hidup ini, karena hidup yang berjalan sampai selama ini adalah hasil dari rentetan keputusan yang telah kalian pilih, ambil keputusan yang menurut kalian gak akan kalian sesali, masalah benar atau nggaknya kita gak bisa nentuin, karena hasil salah atau benar akan kelihatan setelah adanya hasil. Entah apapun kegalauan kalian sekarang atau nanti yakinlah bahwa Tuhan gak mungkin ngasih cobaan melebihi kemampuan hambanya, So, akhir posting gue kali ini gue cuma mau bilang semangat terus dalam menjalani hidup sebagai anak muda, jangan pernah menyerah dalam menjalani hidup, Di dalam kesulitan pasti akan terlahir kebaikan. Udah gitu aja :p

Genggam Dunia

"I see that one day there will be a PC on every desk, in everyone home", yah.. seingat gue kurang lebih begitulah kutipan yang gue ingat dari seorang Founder Microsoft Corporation, Bill Gates. Kata-kata itulah yang membuat gue berani untuk bermimpi banyak hal besar, Karena semua hal besar di dunia ini diawali dari mimpi yang kemudian diwujudkan dengan terus belajar dan berusaha. Di awal tahun ini Gue udah mutusin mau aktif nge-blog lagi, mungkin karena faktor gue ini suka cerita dan diskusi tentang banyak hal, oleh karena itu gue mulai nyari cara buat nuangin gagasan pikiran gue kedalam blog gue yang sederhana ini.


Sebenernya gue udah mau mutusin nge-blog sejak lama, tapi dikarenakan sok sibuk, maka baru kesampeyan di awal tahun 2015 ini, semoga di awal tahun ini berbagai resolusi yang gue pikirkan cepat kesampaian. apa aja resolusinya ?? gue gak mau bilang hal semacam itu, mungkin dengan seiring berjalannya waktu kalian akan tahu berbagai hal tentang gua ketika membaca berbagai tulisan yang gua tuangkan ke dalam blog ini :p

Akhir kata gua mau nyampein kalau "hidup ini cuma sekali,jadi lakukan yang menurut kalian baik dan sebisa mungkin jangan ada penyesalan", raih mimpi dan kesempatan selama masih ada di dunia ini, Well, keep follow my blog progress ;) GENGGAM DUNIA !!!